SMAN 1 Margasari melaksanakan kegiatan Uji Coba Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini dipusatkan di Aula sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XI Tahun Ajaran 2025/2026 secara serentak se-Jawa Tengah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana, Zaenul Mutaqin, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Uji coba ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada siswa terkait alur pendaftaran SPMB berbasis online, sekaligus sebagai langkah evaluasi kesiapan sistem yang disediakan oleh panitia pusat.
Dalam pelaksanaannya, siswa menggunakan perangkat telepon genggam (HP) masing-masing untuk melakukan uji coba pendaftaran secara mandiri. Tahapan yang dilalui meliputi pengajuan akun calon murid, verifikasi akun oleh operator sekolah, aktivasi akun oleh calon murid, pemilihan sekolah tujuan, hingga proses daftar ulang. Seluruh rangkaian tersebut dipantau secara langsung oleh panitia sekolah guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur.
Selain itu, panitia sekolah juga telah melakukan berbagai persiapan teknis sebelum kegiatan berlangsung, termasuk koordinasi internal dan penyediaan dukungan operator untuk membantu siswa yang mengalami kendala selama proses uji coba.
Berdasarkan hasil pemantauan, kegiatan berjalan cukup lancar meskipun terdapat beberapa kendala teknis. Beberapa siswa mengalami hambatan pada perangkat yang digunakan, seperti browser yang belum diperbarui serta keterbatasan kapasitas memori penyimpanan. Hal ini berdampak pada kelancaran akses sistem pendaftaran online.
Selain kendala perangkat, terdapat pula ketidaksesuaian antara jadwal yang ditetapkan oleh panitia pusat dengan kondisi di lapangan. Perbedaan waktu ini menyebabkan beberapa tahapan pendaftaran mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah direncanakan.
Menanggapi hal tersebut, Zaenul Mutaqin, S.Pd menyampaikan bahwa hasil uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak sekolah maupun penyelenggara pusat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi kendala sejak dini, sehingga pada pelaksanaan SPMB yang sebenarnya nanti dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan siswa dalam menggunakan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sistem pendaftaran berbasis online. Oleh karena itu, pihak sekolah akan terus memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada siswa terkait penggunaan sistem tersebut.
Secara umum, uji coba SPMB ini memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kesiapan pelaksanaan penerimaan murid baru secara digital. Evaluasi yang telah dicatat selama kegiatan akan menjadi dasar perbaikan sistem, baik dari sisi teknis maupun manajerial.
Dengan adanya kegiatan ini, SMAN 1 Margasari menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan, sekaligus memastikan bahwa seluruh peserta didik siap menghadapi proses penerimaan murid baru yang transparan, efektif, dan berbasis teknologi.
Sumber: Zaenul Mutaqin, S.Pd
Penulis: HUMAS SMAN 1 Margasari
