Berita/Artikel

Kartini dalam dunia Pendidikan

Oleh : Ahmad Subehan, S.Pd

Guru Sejarah-PPKn,

Wali Kelas XI. IPS 2 dan Pembina Pramuka

 

Setiap tanggal 21 April kita selalu memperingati Hari Kartini, sejarah kehidupan Beliau mungkin sudah familiar bagi kita, karena sudah diajarkan disekolah dalam pelajaran sejarah, lewat buku sejarah maupun lewat internet. Raden Ajeng Kartini merupakan sosok yang luar biasa, rasanya tidak ada yang meragukan beliau sebagai Inspirator bagi masyarakat Indonesia. Khususnya bagi perempuan karena R.A Kartini menggaungkan emansipasi perempuan,  sehingga kaum perempuan mampu  berjuang menghadapi tantangan hidup dan menjadikan hidup semakin bermakna bagi dirinya sendiri, keluarga, bangsa dan negara.

Dalam memperingati hari Kartini rasanya tidak cukup hanya dengan mengadakan karnaval, perlombaan  memasak,  perlombaan memakai pakaian kebaya dan berdandan seperti beliau. Tetapi kita dapat mengambil hikmah pelajaran yang relevan dengan masa sekarang. Cukup banyak hikmah yang beliau wariskan dan dapat kita jadikan inspirasi dalam kehidupan saat sekarang ini. Tetapi dalam tulisan ini hanya akan difokuskan pada warisan beliau dalam bidang pendidikan. berharap mampu memotivasi para pelajar dimasa sekarang.

Warisan Kartini yang mempunyai kolerasi dengan dunia pendidikan adalah :

pertama Kemandirian, meskipun berasal dari kalangan bangsawan yang dengan bebas merasakan Pendidikan (Karena pada saat itu hanya golongan bangsawan saja yang boleh bersekolah), tetapi Kartini tetap belajar dirumah dan selalu melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tidak ada kata menyerah untuk belajar dan berjuang dalam menghadapi tantangan hidup. Kondisi tersebut sangat relevan dengan pembelajarn saat ini, dengan adanya Covid-19 para pelajar melakukan pembelajaran jarak jauh /daring dirumah. Selain itu para pelajar juga dituntut untuk belajar mandiri. Hendaknya kita mencontoh kemandirian serta semangat Kartini dalam belajar.

Kedua Pantang  Menyerah. kondisi sosial, politik, dan ekonomi pada masa Kartini pasti jauh lebih berat dibandingkan dengan masa sekarang. Meskipun Kartini dalam stratifikasi sosial ada pada kelas bangsawan, tetapi perempuan pada masa itu kerap termarginalkan oleh kaum laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk dalam dunia pendidikan. Banyak tantangann dan rintangan yang menjadi penghalang bagi Kartini dalam berjuang mengangkat harkat dan martabat perempuan, khususnya dalam bidang  pendidikan.

Sikap pantang menyerah tersebutlah yang harus kita terapkan dalam kondisi sekarang ini. Walaupun covid-19 masih menjadi pandemi, kita harus tetap semangat dan pantang menyerah dalam belajar  Meskipun pembelajaran secara online. Covid-19 bukan penghalang bagi kita untuk terus maju dan berkembang. Selamat Hari Kartini tahun 2021, semoga dengan memperingati hari Kartini dapat menginspirasi kita, khususnya bagi kaum perempuan untuk menjadikan hidup lebaik baik, lebih bermakna dan lebih bersemangat.

2 thoughts on “Kartini dalam dunia Pendidikan

  1. setuju pak Subehan…cara menghargai jasa Ibu Kartini tidak hanya dengan mengadakan kegiatan2 seperti karnaval dan lomba-lomba, namun juga dengan mengimplementasikan karakter karakter Kartini seperti mandiri, pantang menyerah dan peduli dengan nasib bamgsa terutama dalam bidang pendidikan bagi perempuan , dalam kehidupan sehari hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *